Awalan

Bukan Tinggalkan Sholat, Ini 1 Dosa Terbesar Selain Syirik Kata Buya Yahya, Kehancuran akan Selalu Mengiringi


Terdapat1 dosa terbesar selain syirik sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya berikut. Sebuah dosa besar selain syirik itu ternyata juga bukan karena meninggalkan sholat.

Perbuatan syirik memang menjadi salah satu dosa terbesar dalam Islam. Namun terdapat 1 dosa lainnya yang juga terbesar sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan 1 dosa terbesar selain syirik tersebut pernah disampaikan dalam sebuah sabda Rasulullah SAW.

Tidak hanya menjadi salah satu dosa terbesarBuya Yahya menyebutkan pula bahwa dosa tersebut menjadi sebab kehancuran hidup.

Maka Buya Yahya berpesan untuk berhati-hati agar jangan sampai mdosa terbesar selain syirik itu.

Bukan meninggalkan sholat, lalu apakah 1 dosa terbesar selain syirik itu?

Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan dari Buya Yahya 

Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda tentang dua dosa terbesar di antara dosa besar.

"Dan di sana juga baginda Nabi pernah mengingatkan: 'Alaa unabbi-ukum bi-akbaril kabaa-iri. Apakah tidakkah kamu ingin aku kasih tahu tentang paling besarnya dosa besar?'," ujar Buya Yahya menyebut sebuah hadits.

Lalu sahabat Nabi pun menjawab, 'Iya, ya Rasulullah' dan Nabi Muhammad memberitahu kepada mereka tentang dosa paling besar di antara dosa besar itu.

"Dan bukan sekedar dosa besar, tapi paling besarnya dosa besar, Nabi menjawab: 'Li-isyrooku billaahi, menyekutukan Allah SWT. Wa ‘uquuqul waalidaini, dan durhaka kepada kedua orang tua'," sambung Buya Yahya.

Dosa terbesar dalam Islam adalah syirik atau menyekutukan Allah. Sedangkan yang satunya lagi yaitu berbuat durhaka kepada orang tua.

Buya Yahya mengatakan seseorang harus berbakti kepada orang tua. Selain itu, berbakti kepada orang tua bukanlah sekedar urusan otak dan teori, namun hal tersebut mencakup urusan hati.

Berbakti kepada orang tua merupakan jalan bagi keberkahan hidup setiap muslim.

Namun jika berbuat durhaka kepada mereka, maka ia akan menerima kehancuran hidup.

Hati-hati bahwa, orang tua ini, satu sisi beliau adalah sebab keberkahan hidup. Akan tetapi kalau kita salah urusan dengan beliau-beliau maka itu sebab kehancuran hidup kita," sebut Buya Yahya.

Tak hanya sekali, jika berbuat durhaka kepada orang tua maka kehancuran akan selalu mengiringinya.

Bahwa, kalo orang pengen berkah hidup adalah dengan orang tua. Tapi sebaliknya, siapapun yang menjalani hidup dengan menyakiti orang tua, durhaka kepada orang tua, maka ketahuilah, kehancuran adalah akan selalu mengiringinya," ucap Buya Yahya.

Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa semua dosa akan diakhirkan hukumannya oleh Allah di hari kiamat, kecuali dosa durhaka kepada orang tua.

Sehingga Allah SWT akan mendahulukan hukumannya di dunia sebelum orang tersebut mati.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel