Awalan

Ciri-Ciri Utama Orang Baik Disebut Gus Baha, Bukan Ahli Ibadah Tapi Pandai Kendalikan Hal Ini

 


Gus Baha sebut orang yang baik memiliki ciri-ciri utama yang harus kita kenali dan lakukan.

Bila kita ingin menjaadi orang yang baik kita bisa melakukannya. Ciri-ciri utama orang baik ini disebut Gus Baha dalam salah satu ceramahnya.

Ciri-ciri utama orang baik ini ternyata tidak berkaitan dengan orang yang pandai atau ahli ibadah tetapi, lainnya.

Terlihat ciri-ciri orang baik ada bila ia pandai kendalikan hal ini kata Gus Baha. Ia memberikan contoh terlebih dahulu tentang rasa kecewa.

Syariat Allah tidak boleh kamu kalahkan dengan kekecewaanmu, Abu Bakar saja yang jadi sahabat pilihan terhadap Misthah. Padahal kekecewaannya serius, anaknya dituduh zina itu semarah apa.

“Selain anaknya, ia juga istrinya Nabi masih ada dituduh zina. Kamu cuma kyai yang dituduh makan uang masjid, kok marah baisa saja. Selain ya kemungkinan bener, ya biasa saja. Orang karena salah sudah jelas harus ikhlas,” ungkapnya yang dikutip dari YouTube SANTRI OFFICIAL pada 22 Februari 2021.

Baginya, jiak seseorang mendapatkan tuduhan harus ikhlas jika tidak benar bahkan jika benar juga harus tetap diam.

Tuduhan yang jelas salah saja. Kita harus ikhlas, apalagi yang kemungkinan benar, diam saja paham ya,” lanjutnya.

Ia pun masuk kepembahasan dengan mengatakan bahwa ciri-ciri utama orang yang baik adalah mereka yang pandai mengendalikan atau menahan hal ini.

“Makanya ciri-ciri orang baik yang utama adalah menahan emosi. Jawab Nabi jangan suka marah ya,” imbuh Gus Baha.

Ia bercerita bahwa Nabi Muhammad SAW, memberikan nasihat bahwa kita jangan marah, jangan mudah marah.

“Beri kami nasihat, Ya Rasulullah. Jawab Nabi jangan suka marah,” ucapnya.

Nabi SAW pun kata Gus Baha selalu menekankan berulang-ulang untuk jangan marah.

“Tambahi ya Rasulullah, jangan suka marah. Sampai diulangi beberapa kali pun jawabannya jangan marah. Berkunjunga bolak-balik nasihatnya cuma satu jangan mudah marah,” pungkasnya.

Meski kita sedang dalam kondisi tidak baik, Gus Baha memberikan pesan untuk kita tetap jangan marah.

Padahal sedang nggak punya uang, utang menumpuk, istri marah dan gak ikhlas. Bagaimana nggak marah? Jangan sampai marah, karena kalau kamu nggak marah, sejengkel-jengkelnya istri, kamu tetap punya pasangan. Tapi, kalau pas marah kamu bilang cerai, ya taqabballahu minna waminkum,” pungkasnya.

Pesan Gus Baha bahwa menyesal dan kecewa adalah bagian dari kehidupan saat kita bersama dengan orang lain.

“Jadi diingat-ingat, ya kecewa dan menyesal itu sudah bawaan kumpul dengan orang makany terkenal sekali hubungan Allah dengan Nabi Musa itu penuh kecerdasan.

“Hubungan Allah dengan Nabi Ibrahim juga penuh kepintaran karena logika yang diberikan Allah pasti bener karena Allah mampu mewujudkannya,” tutupnya.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel