Gus Baha: Wudhu yang Batal yah si Pemegang, Bukan yang Dipegang
Ditanya soal wudhu, Gus Baha mengatakan kalau wudhu yang batal itu yang memegang bukan yang dipegang.
Akan tetapi kata Gus Baha hal ini tidak sejalan dengan hukum Imam Syafi'i yang menjelaskan bahwa ketika sudah wudhu lalu ada seseorang yang memegang, maka keduanya batal.
Maka dari itu, kata Gus Baha agar tak salah ketika memahami hal ini, kita harus mempelajari secara mendalam.
Menurut Gus Baha ketika Allah SWT melarang sesuatu, maka orang yang berdosa orang yang melakukan dan tidak untuk orang yang mematuhi perintah Allah SWT.
Begitu juga dengan wudhu, kata Gus Baha Allah hanya bercerita tentang kamu.
"Allah kan hanya bercerita tentang kamu, maka wudhu yang batal yah si pemegang, bukan yang dipegang," ujar Gus Baha.
Apakah Anda masih bingung dengan penjelasan tersebut?
"Misalnya begini, saya bilang ke kamu: Khin kamu jangan mencium perempuan cantik," kata Gus Baha.
"Ketika Rukhin mencium, pendosanya itu si pencium atau yang dicium?," tanya Gaha kepada para jamaah.
"Si pencium," jawab jamaah secara serentak pada Gus Baha.
Gus Baha mengatakan dimana-mana ketika ada seseorang yang berbuat sesuatu pada orang lain, maka pelakulah yang dikenai hukum.
"Yang dicium kan tidak berdosa, justru kena musibah kan, haha," kata Gus Baha sambil bercanda.
"Dicium Rukhin itu bikin malu lho, tapi kita sudah kadung bermazhab Imam Syafi'i, jadi wudhu si obyek dibatalkan, sedangkan wudhu si subyek dibatalkan," tambah Gus Baha.
"Begini pemikiran Imam Syafi'i kata Gus Baha: " Orang yang dicium Rukhin, itu harga dirinya jatuh atau tidak kira-kira? Haha, cocok gak cocok tetap jatuh".
Artinya orang yang dicium ketika sudah berwudhu tetap terkena efek, yaitu sama-sama batal, akan tetapi kata Gus Baha jangan bayangkan yang jelek-jelek.
"Misalnya kamu dicium wanita Pakistan yang cantik, kamu kerasa gak? Wooh diingat seumur hidup, haha," ungkap Gus Baha.
Nah karena orang ini juga merasakan, maka wudhunya dibatalkan sekalian, begitu menurut Imam Syafi'i sebagaimana dijelaskan Gus Baha.
Karena wudhunya batal? Kata Gus Baha karena kamu ketika kamu dicium seseorang atau disentuh seseorang lalu terasa oleh tubuh Anda.***