Awalan

Difitnah Palsukan Uang, Syaikhona Kholil Tunjuk Batu Jadi Emas Mengkilat, Tentara Belanda Kaget Luar Biasa


 Syaikhona Kholil Bangkalan hidup di masa penjajahan Belanda. Kerasnya penjajah juga dirasakan Syaikhona Kholil saat difitnah. 

Karena memberangkatkan banyak warga Madura ke Makkah saat haji, Syaikhona Kholil difitnah memalsukan uang. 

Berangkat ke tanah suci butuh dana besar, Belanda melihat tak mungkin Syaikhona Kholil punya uang banyak untuk menghajikan warga. 

Masyarakat Madura sangat takdzim dengan Syaikhona Kholil, karena diakui keulamaan dan kewaliannya yang tak ada meragukan. 

Untuk memberangkatkan warga Madura ke tanah suci, Syaikhona Kholil bukanlah memakai dana besar. Tapi itu dilakukan dengan karomah kewaliannya.

Dengan karomahnya itu, Syaikhona Kholil berangkatkan 10 sampai 20 orang tiap tahunnya ke Makkah. Tentu semua heran, termasuk penjajah Belanda

Fitnah tak bisa dihindarkan. Syaikhona Kholil kemudian dihakimi sebagai pihak yang memalsukan uang untuk dana besar masyarakat yang pergi ke Makkah. 

Tentara Belanda datanglah ke rumah Syaikhona Kholil. Tanpa introgasi yang jelas, Syaikhona Kholil divonis Salah. Penjara adalah tempatnya.

 Tentara Belanda akhirnya membawa Syaikhona Khiolil menuju bui penjara. Para santri dan jamaahnya tentu sangat sedih, karena guru tercinta dibawa ke penjara. 

Sampai di penjara, terjadilah dialog antara Syaikhona Kholil dengan tentara khusus yang bertugas menghakimi.

"Kiai, saya memanggil anda karena ada yang melaporkan kalau anda telah memalsukan uang."

"Saya tidak memalsukan uang, itu tidak benar," jawab Syaikhona Kholil Bangkalan.

"Anda tiap tahun memberangkatkan orang naik haji, terus anda dapat uang dari mana?," sanggah tentara Belanda.

"Yang memberangkatkan mereka naik haji bukan saya tapi Allah SWT," jawab Syaikhona Kholil Bangkalan.

Sambil menjawab itu, Syaikhona Kholil Bangkalan menunjuk sebuah batu dengan tanganya.

Subhanallah, dengan izin Allah SWT batu itu seketika berubah menjadi emas murni 24 karat. Tentara Belanda terbelalak matanya melihat kejadian aneh itu.

Syaikhona Kholil Bangkalan juga menunjuk batu yang lain dan seketika batu itupun juga berubah menjadi emas. Melihat emas berserakan itu, para tentara terkaget luar biasa.

Para tentara akhirnya sadar kalau Syaikhona Kholil Bangkalan difitnah dan hari itu juga Syaikhona Kholil Bangkalan dibebaskan dengan hormat.

Itulah karomah seorang waliyullah Bangkalan yang masyhur itu. Kisah ini dilansir dari kanal youtube Kisah Karomah Wali.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel