Apakah Mendengarkan Al-Quran dari Youtube Dapat Pahala? Berikut Penjelasan Buya Yahya
Sebagaimana yang sudah diketahui, membaca Alquran merupakan sunnah yang dianjurkan bagi umat Muslim.
Selain terdapat banyak keutamaan, seseorang yang membaca Alquran akan mendapat pahala besar.
Lantas apakah mendengarkan Alquran dari Youtube mendapatkan pahala yang sama seperti membaca Alquran secara langsung?
Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya memberikan jawabannya. Menurut Buya Yahya, Alquran bisa didengar oleh telinga, bisa diucapkan oleh lisan, dan bisa dipandang serta dibaca oleh mata.
"Semua ada pahalanya masing-masing. Kalau orang membaca Alquran dengan matanya saja, dia mendapatkan pahala. Membaca dengan matanya, lisannya diem, telinganya gak mendengar karena lisannya diem. Dia berjalan dengan matanya, dengan ayat-ayat Alquran, dengan hatinya, dapat pahala," tutur Buya Yahya sebagaimana yang dilansir dari kanal Youtube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 12 November 2021.
"Atau dia megucapkan dengan lisannya. Matanya tidak melihat, dapet pahala. Atau dia mendengar saja, tanpa melihat, tanpa berucap, mendapatkan pahala. Dia mendengar kalimat Alquran yang dikumandangkan oleh rekaman, tapi aslinya kan tetep ayat Alquran. Gak boleh kita rendahkan," sambung Buya Yahya.
Lebih lanjut Buya Yahya menekankan seharusya kita beradab disaat ada suara atau bacaan Alquran dikumandangkan baik secara langsung atau melalui media seperti Youtube maupun kaset.
Hal tersebut dikarenakan Alquran merupakan kalamullah dan suara Alquran baik dibaca langsung maupun diputar melalui media, tidak ada bedanya.
"Maka perlu, kita disaat memutar suara Alquran di Youtube di kaset-kaset, hendaknya kita harus punya adab. Kita tingkatkan kualitas adab kita, mungkin dari posisi duduk kita dirubah, mungkin apapun, kita harus ada tanda. Sangat beda omongan manusia dengan kalamullah jalla jallallah," kata Buya Yahya.
"Maka dikatakan Alquran itu kalamullah, qadim (terdahulu). Tapi apa, kalamullah itu adalah maktubun fi sutur, ditulis di lembaran. Mahfudun fi sudur, bisa dihapal. Kita lanjutkan makru un bil a'yun, bisa dibaca dengan mata, diucapkan oleh lisan, didengar oleh telinga. Maka semua dapat pahala," papar Buya Yahya.
Namun meski demikian, Buya Yahya mengatakan jika mendengarkan Alquran dari Youtube atau kaset, tidak mendapatkan pahala seperti membaca Alquran secara langsung.
"Jadi, denger Alquran dari Youtube mendapatkan pahala mendengar, tapi tidak mendapat pahala membaca," sambung Buya Yahya.
"Tapi tidak bisa disamakan kalau Anda membaca Alquran dengan lisan Anda, lalu mata Anda ikut membacanya, kemudian telinga Anda mendengar, beda. Kalau cuman berbicara mendapatkan pahala, dapet pahala," jelas Buya Yahya.
Selain itu, bagi orang yang membaca Alquran dan diniatkan suaranya untuk didengarkan oleh orang lain, maka ia akan mendapatkan pahala memperdengarkan kepada orang, bukan pahala membaca.
Itulah penjelasan Buya Yahya mengenai apakah mendengarkan Alquran dari Youtube mendapatkan pahala atau tidak. Wallahu a'lam bish-shawab. Semoga bermanfaat.***